Suara Pembaharuan Riau

Senin, 27 Juli 2026

Rumah Zakat Pekanbaru Salurkan Sedekah Daging dalam Bentuk Makanan Siap Santap.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
26 Juli 2026– Rumah Zakat Pekanbaru kembali menyalurkan amanah para donatur melalui program Sedekah Daging bersama kitabisa.com yang dilaksanakan di Jalan Sorek, Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Program ini menjadi wujud kepedulian untuk menghadirkan hidangan bergizi sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berbeda dari penyaluran daging pada umumnya, kali ini sedekah daging tidak dibagikan dalam bentuk daging mentah. Daging terlebih dahulu diolah menjadi makanan siap santap agar lebih praktis dan dapat langsung dinikmati oleh para penerima manfaat. Cara ini juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat, khususnya lansia, pekerja harian, maupun keluarga yang memiliki keterbatasan waktu dan sarana untuk mengolah daging.

Proses pengolahan dilakukan secara gotong royong. Beberapa warga setempat turut berpartisipasi membantu membawa hewan ke lokasi penyembelihan, mendampingi proses penyembelihan, mencincang daging, memasak, hingga mengemas makanan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata kepedulian yang turut memperlancar jalannya program.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah sedekahnya melalui Rumah Zakat. Terima kasih juga kepada warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu seluruh rangkaian kegiatan. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan menghadirkan keberkahan bagi semua pihak," ujar Nur Aliza perwakilan Rumah Zakat Pekanbaru.

Melalui program Sedekah Daging, Rumah Zakat berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, tetapi juga dengan memberikan kemudahan bagi para penerima manfaat agar dapat langsung menikmati hidangan yang telah disiapkan. Semoga kolaborasi antara para donatur, relawan, dan masyarakat ini menjadi ikhtiar bersama dalam menebarkan keberkahan dan kepedulian kepada sesama.

Hadirkan Kebahagiaan di Momen Libur Semester Baru, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Yatim Dhuafa Terdampak Banjir di Tanjung Rhu.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
(26 Juli 2026) – Di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan dampak banjir akibat curah hujan tinggi, Rumah Zakat terus berkomitmen membawa dampak nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Pada Minggu (26/7), tim relawan Rumah Zakat berkunjung ke wilayah terdampak banjir di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, untuk menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim dan dhuafa. Kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan salah satu landasan utama ajaran Islam. 

Di lapangan, tak sedikit anak-anak yang harus kehilangan sosok ayah sebagai penopang utama keluarga. Ibunda mereka harus berjuang keras bekerja sebagai buruh demi menyambung hidup. Meski berada dalam situasi yang serba terbatas dan berat, mereka tetap menghadapinya dengan senyuman yang tegar. Kehadiran masyarakat sekitar dan lembaga filantropi untuk terus memperhatikan mereka menjadi misi penting Rumah Zakat saat ini.  

Momen hari libur sekolah di hari Minggu dimanfaatkan oleh Rumah Zakat untuk mendatangi langsung lokasi-lokasi permukiman warga. Penyaluran santunan ini menjadi suntikan semangat baru bagi anak-anak dalam menyambut semester baru sekolah.Rasa bahagia dan haru terpancar dari wajah para penerima manfaat. 

Salah satunya dialami oleh Qorih Latifa, seorang anak yatim yang kini duduk di kelas 2 SMP. 
"Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan santunan kepada kami. Alhamdulillah senang sekali dan terharu, akhirnya bisa beli jajan seperti teman-teman yang lain," ungkap Qorih dengan penuh syukur.

Di momen semester baru ini, penyaluran santunan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengukir kembali senyum ceria di wajah anak-anak yatim dhuafa yang sedang kesulitan.

Perwakilan Rumah Zakat turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur atas kepercayaan yang telah diberikan. "Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu donatur sekalian. InsyaAllah, setiap harta yang diberikan menjadi pembersih, keberkahan yang berlipat ganda, serta penghubung kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan," tutur tim relawan Rumah Zakat.

Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bersama Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Perkuat Kualitas Pembinaan Warga Binaan.

Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembinaan warga binaan berjalan secara optimal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, didampingi jajaran pejabat struktural, anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, serta dihadiri oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sebagai bentuk pengawasan dan penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, Senin (27/07).

Sidang TPP menjadi forum strategis dalam mengevaluasi perkembangan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui sidang ini, tim melakukan pembahasan terhadap usulan program pembinaan lanjutan dan hak integrasi warga binaan berdasarkan hasil pembinaan, penilaian perilaku, serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Tim TPP Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau menjadi bagian dari upaya memastikan setiap proses sidang berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Seluruh usulan dibahas secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pembinaan, serta perkembangan sikap dan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.

Dalam arahannya, Kasibinadik Ridho Kurniawan menegaskan bahwa Sidang TPP memiliki peran penting dalam menentukan keberlanjutan proses pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, setiap rekomendasi yang diberikan harus didasarkan pada hasil evaluasi yang akurat, transparan, dan berintegritas.

"Sidang TPP bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, tetapi merupakan proses evaluasi yang menentukan arah pembinaan warga binaan. Setiap keputusan harus diambil secara objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat, dapat terwujud," ujar Ridho Kurniawan.

Melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang melibatkan Tim TPP Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Lapas Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Sinergi ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pembinaan sehingga warga binaan memiliki kesiapan untuk berintegrasi kembali sebagai pribadi yang produktif dan taat hukum di tengah masyarakat.

Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang Sambangi Kebun Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Desa Teluk Sejuah.


INDRAGIRI HULU, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kapolsek Kelayang melalui Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sejuah, Brigadir Epi Sepriadi, melaksanakan kegiatan sambang ke lahan pertanian milik warga pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Saudari Parina, warga Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu. Lahan seluas kurang lebih 40 x 50 meter itu ditanami berbagai komoditas hortikultura, yakni kacang panjang dan kacang tanah, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Brigadir Epi Sepriadi melihat secara langsung perkembangan tanaman yang saat ini telah berumur sekitar 45 hari atau satu bulan setengah. Berdasarkan keterangan pemilik kebun, tanaman kacang panjang diperkirakan sudah siap dipanen dalam waktu dekat, sedangkan kacang tanah diperkirakan akan dipanen sekitar dua bulan setelah masa tanam.

Parina mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengembangkan usaha pertanian tersebut. Menurutnya, bertani bukan hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi kegiatan yang menenangkan.
"Saya sangat senang bertani. Saat berada di kebun, rasa lelah, hati, dan pikiran seakan terobati ketika melihat tanaman kacang panjang dan kacang tanah tumbuh subur," ungkap Parina.
Brigadir Epi Sepriadi memberikan apresiasi atas semangat Parina yang aktif mengembangkan sektor pertanian. 

Menurutnya, hasil panen nantinya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar sehingga warga dapat menikmati hasil pertanian yang berasal dari desa mereka sendiri.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengamati bahwa kegiatan bertani di kebun tersebut tidak dilakukan seorang diri. Keluarga dan kerabat turut dilibatkan dalam proses pengelolaan lahan sehingga tercipta semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mengembangkan sektor pertanian.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk bercocok tanam. Selain dapat menambah penghasilan, bertani juga mampu menghemat pengeluaran rumah tangga karena kebutuhan dapur dapat dipenuhi dari hasil kebun sendiri," ujar Brigadir Epi Sepriadi.

Kapolsek Kelayang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan terus terjalin dengan baik, sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.

PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Kunjungan Kasih di LPKA Pekanbaru, Peringati HAN 2026 dengan Sentuhan Kepedulian.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kasih PIPAS Daerah Riau yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Senin (27/07).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PIPAS terhadap anak-anak binaan sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang tetap harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Kehadiran PIPAS diharapkan mampu memberikan semangat, motivasi, serta dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.

Rangkaian kegiatan Kunjungan Kasih diisi dengan pemberian bantuan sosial, sesi motivasi, serta interaksi hangat bersama anak-anak binaan. Suasana penuh kekeluargaan dan kasih sayang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masa depan anak yang lebih baik.

Ketua PIPAS Daerah Riau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Urusan Pendidikan, Ibu Nurlis Suroto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperhatikan dan melindungi hak-hak anak, tanpa terkecuali.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kasih sayang, memberikan motivasi, serta menumbuhkan harapan agar mereka dapat bangkit dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Ibu Nurlis Suroto.

Beliau juga menambahkan bahwa anak-anak binaan di LPKA memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. “Tidak ada anak yang kehilangan masa depan. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan dari semua pihak, mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PIPAS Daerah Riau kepada anak-anak binaan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian PIPAS Daerah Riau. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak binaan kami, karena memberikan semangat, perhatian, dan motivasi bagi mereka untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Dadang Firmansyah.

PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung program pembinaan anak. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak binaan semakin termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih cerah.

Melalui Kunjungan Kasih ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terus meneguhkan perannya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap anak, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Minggu, 26 Juli 2026

Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Apel Bersama Awal Bulan Kementerian.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti Apel Bersama Awal Bulan Kementerian pada Senin (27/07/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 1 Gedung Administrasi Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai ini diikuti oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, serta seluruh pegawai.

Apel bersama dilaksanakan secara terpusat dan bertindak selaku pembina apel Sekretaris Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam amanatnya, Sekretaris Jenderal menekankan pentingnya penguatan integritas, profesionalisme, disiplin, serta komitmen seluruh aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui pelaksanaan apel bersama ini, seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai diharapkan semakin memperkuat sinergi, meningkatkan semangat kerja, serta terus mendukung pelaksanaan program-program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat sebagai wujud komitmen seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

#Kemenimipas #Pemasyarakatan #Ditjenpas #LapasNarkotikaRumbai #ApelBersama

Perkuat Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Riau Gandeng Maxim dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Driver.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan berkendara dan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi transportasi online, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., melalui Ps. Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H., menjadi narasumber pada kegiatan Kopdar Maxim dan MPAC (Maxim Pekanbaru All Communities) yang digelar di Fan’s Coffee, Jalan Terubuk, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 18.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wadirintelkam Polda Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K., M.H., Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Provinsi Riau Muhammad Hidayat, Kepala Maxim Regional Riau Muhammad Iksan, S.I.Kom., Dr. Fajri Rozi Kamaris, Sp.OT dari RS Hermina Pekanbaru, serta ratusan driver Maxim yang tergabung dalam komunitas MPAC.

Mewakili Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKP Fajri Sentosa menyampaikan edukasi mengenai pentingnya membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Para peserta diberikan pemahaman tentang kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, etika berkendara yang baik, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap perjalanan.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Call Center Polri 110 sebagai layanan cepat Kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan, gangguan kamtibmas, maupun kondisi darurat lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja turut memberikan materi mengenai tata cara pengajuan klaim santunan korban kecelakaan lalu lintas, mekanisme klaim bagi ahli waris korban meninggal dunia, serta berbagai bentuk perlindungan dasar yang diberikan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Dr. Fajri Rozi Kamaris, Sp.OT dari RS Hermina Pekanbaru memberikan edukasi mengenai penanganan pertama terhadap korban kecelakaan lalu lintas agar korban memperoleh pertolongan awal yang tepat sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Provinsi Riau, Muhammad Hidayat, mengatakan bahwa sinergi antara Jasa Raharja, Ditlantas Polda Riau, komunitas transportasi online, dan tenaga kesehatan merupakan langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

“Jasa Raharja tidak hanya hadir memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga terus berkomitmen melakukan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat. Kami berharap para driver Maxim semakin memahami pentingnya disiplin berlalu lintas sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan. Apabila terjadi kecelakaan, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak Kepolisian agar proses pendataan dan penjaminan dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Hidayat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, panitia juga menyerahkan helm berstandar SNI kepada sejumlah driver Maxim. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengemudi untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan yang memenuhi standar nasional dalam setiap aktivitas berkendara.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengemudi transportasi online merupakan mitra strategis Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Pengemudi transportasi online memiliki mobilitas yang tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, mereka harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan senantiasa mematuhi peraturan, mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan, serta memberikan teladan kepada pengguna jalan lainnya. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Ditlantas Polda Riau, Jasa Raharja, Maxim, RS Hermina, dan seluruh stakeholder dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi serta kepedulian seluruh elemen masyarakat,” tegas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Melalui kegiatan ini, para driver Maxim diharapkan semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, pemanfaatan layanan Call Center Polri 110, mekanisme santunan Jasa Raharja, serta memiliki pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di Provinsi Riau. Dengan meningkatnya kesadaran dan disiplin para pengemudi transportasi online, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, tertib, dan kondusif dan di akhiri dengan foto bersama. (***)